Gejala Sakit Vertigo

Vertigo adalah sensasi berputar sementara dalam posisi beristirahat. Keadaan ini sering berkaitan dengan hilangnya fungsi vestibular, seperti gaya berjalan sempoyongan.

Keluhan vertigo menduduki peringkat ketiga dalam praktik dokter umum. Bahkan, pada orang yang berusia sekitar 75 tahun, keluhan vertigo bisa mencapai 50 %. Menurut anggota staf Subdivisi Neuro-otologi dan Neuro-ofalmologi bagian Neurologi Fakultas Keodokteran Universitas Indonesia /RSCM, Eva Dewati, vertigo bukan lah suatu penyakit, melainkan gejala penyakit yang penyebabnya sangat bervariasi.

Gambar bagian-bagian telinga yang terhubung dan merupakan bagian dari penyebab vertigo

Vertigo muncul jika da gangguan pada salah satu atau lebih dari ketiga sistem keseimbangan itu. Vertigo yang awalnya menyerang telinga tengah dan telinga dalam. Vertigo juga bisa muncul karena adanya suara keras yang diterima daun telinga dan lubang telinga yang merupakan telinga bagian luar. Vertigo adalah keadaan pusing yang luar biasa. Seseorang yang menderita vertigo biasanya memiliki perasaan seolah-olah dunia sekelilingnya berputar-putar (vertigo objektif) atau penderita sendiri merasa berputar-putar dalam ruangan itu sendiri ( vertigo subjektif).

Pada umumnya penderita akan merasakan sensasi gerakan seperti berputar, baik dirinya sendiri atau lingkungan yang berputar. Selain itu terkadang ada juga yang disertai gejala mual atau muntah, berkeringat, dan gerakan mata yang tidak normal. Gejala ini bisa terjadi dalam satuan menit atau jam, dapat bersifat konstan atau episodik (kadang-kadang). Ada pula yang merasakan telinga berdering, gangguan penglihatan, tubuh terasa sangat lemah, sulit berbicara atau kesulitan berjalan.