Cara Mengobati Vertigo

Vertigo biasanya diatasi dengan menangani sesuai dengan penyebabnya. Misal, vertigo disebabkan oleh gangguan telinga, maka diobati gangguan telinganya, jika vertigo disebabkan gangguan penglihatan, maka diobati gangguan penglihatannya. Keluhan vertigo pun akan hilang denggan sendirinya seiring dengan sembuhnya gangguan yang mendasari vertigo tersebut.

Pemberian vitamin B12, B1, antihistamin, diuretika, dan pembatasan konsumsi garam telah diketahui dapat mengurangi keluhan vertigo. Semua gejala dan tanda vertigo perlu dievaluasi oleh dokter. Sebagian besar penyebab vertigo tidak berbahaya dan pada umumnya dapat diatasi dengan pengobatan. Pilihan  obatnya tergantung dari diagnosis jenis vertigo dan penyebab vertigonya. Misalnya jika terjadi infeksi bakteri pada telinga dalam, tentu butuh antibiotika. Obat-obatan yang umum dipakai untuk vertigo adalah meclizine hydrochloride ( antivert), diphenhydramine (Benadryl), promethazine hydrochloride (phenergan), dan diazepam (Valium).

Penggunaan obat dimenhidrinat yang terdapat dalam produk obat anti mabuk (contoh antimo) dapat dicoba juga dan hasilnya cukup baik bagi sebagian pasien.

Berbagai terapi non obat dapat dicoba untuk mengatsi vertigo, mulai dari penggunaan obat herbal, akupuntur, meditasi, yoga, pengaturan diet, tai chi, sampai herbal spiritual. Setiap orang bisa memilih mana yang lebih cocok, sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang dimiliki.